Pada usia 30-an, wanita umumnya telah mapan dan berkomitmen terhadap pekerjaan, keluarga, lingkungan sosial maupun percintaan. Ia juga telah berhasil melewati tantangan hidup di usia 20-an sehingga sudah bisa menentukan apa yang baik dan tidak untuk dirinya. Kemapanan fisik dan mental itulah, yang membuat wanita 30-an terlihat lebih menarik.
"Tiap periode usia ada tantangan yang harus terpenuhi. Di usia 30-an, tantangan itu biasanya berupa finansial, pilihan karier, kehidupan pribadi dan hubungannya dengan keluarga," tutur psikolog lulusan Universitas Indonesia ini.
Mapan dari segi finansial, misalnya dia sudah bisa menentukan rumah mana yang ingin ditinggali, mobil seperti apa yang dia inginkan. Dari sisi karier, jika dulu masih banyak mengeksplor kemampuan diri dan berpindah-pindah tempat kerja, saat berusia 30 lebih stabil dan tahu pilihan hidup. Sementara untuk kehidupan pribadi sudah mengenal nilai-nilai yang berharga, tahu cara mempraktekkan dalam kehidupan sehari-hari termasuk dalam soal percintaan.
"Misalnya dia sudah bisa berkomitmen dengan satu pria. Itu gambaran umumnya," terangnya.
Wanita usia 30-an pun sudah bisa menentukan, apa yang paling dia prioritaskan dalam hidup saat ini. Sebagian wanita ingin memantapkan karier dulu. Sementara yang lain bersikukuh ingin segera menikah. Sebagian lagi memilih menikah dulu baru mencari kerja.
Di fase ini, umumnya wanita tak lagi mempertanyakan apakah dia siap untuk punya hubungan serius dan berkomitmen. Kematangan dalam pengambilan keputusan dan pilihan hidup itulah yang membuat kecantikan wanita lebih terpancar dan bersinar saat usianya 30. Sehingga membuat tampilannya lebih menarik.
"Yang paling utama adalah pesona dari dalam. Ketika paham dan tahu passion dari hidup, maka itu akan terpancar dari matanya," tambah Vera.